Pages

Rabu, 30 Oktober 2013

Perayaan Hallowen di Berbagai Negara



Halo teman-teman :)
Berhubung hari ini (31 Okt) di halaman utama google search tema gambarnya adalah Halloween, so gak ada salahnya saya post tentang asal usul Halloween. Berdasarkan wikipedia, Halloween atau Hallowe’en adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober, dimana terutama tradisi ini dirayakan di Amerika Serikat. Halloween dirayakan anak-anak dengan menggunakan kostum yang menyeramkan dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah para tetangga untuk meminta permen atau cokelat sambil berkata, “Trick or treat..!”.
Ucapan tersebut adalah semacam ancaman, yang memiliki arti “Beri kami (permen) atau kami jahili..!”. Namun, di jaman sekarang ini anak-anak tidak lagi jahil rumah yang tidak memberikan apa-apa padanya. Tetapi ada juga sebagian anak-anak yang menjahili rumah orang-orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon yang berada di depan rumah mereka dengan tisu toilet, atau menulisi jendela dengan sabun.
Kemudian, sejarah Halloween itu sendiri berasal dari festival yang dirayakan oleh orang Kelt (penduduk Eropa Tengah) zaman kuno. Festival ini untuk perayaan akhir tahun musim panen, atau disebut dengan ‘Tahun baru Kelt’. Orang Kelt secara turun temurun yang menganut Paganisme (kepercayaan/praktek spiritual penyembahan terhadap berhala) menggunakan kesempatan untuk melakukan festival dengan menyembelih hewan ternak serta menimbun makanan untuk musim dingin.
Bangsa Gael (Suku asli Irlandia kuno) percaya bahwa setiap tanggal 31 Oktober, pembatas dunia antara orang mati dan orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka.
Selain itu, simbol Halloween yang diketahui secara universal adalah buah labu yang diukir membentuk wajah menyeramkan, yang biasanya disebut dengan Jack-o’-lantern, dan di dalam Jack-o’-lantern biasanya diletakkan lilin yang menyala atau lampu agar terlihat lebih seram jika di tempat gelap. Di Amerika Serikat itu sendiri, Jack-o’-lantern biasanya diletakkan di depan pintu masuk rumah jika hari sudah mulai gelap.

Perayaan Halloween di Berbagai Negara


Selain trick or treat, masih banyak tradisi perayaan Halloween yang dilakukan di berbagai belahan dunia. Biasanya, tradisi Halloween antara satu negara dengan negara lainnya berbeda-beda. Berikut adalah beberapa tradisi dan kegiatan Halloween di berbagai negara.
Amerika Serikat
Halloween bisa dibilang sebagai hari libur terbesar kedua di Amerika Serikat setelah Natal. Hampir setiap rumah didekorasi dengan hiasan khas Halloween sementara penjualan permen dan kue melonjak tinggi mengingat setiap rumah ingin memberi permen untuk anak-anak yang melakukan tradisi trick or treat
Menjelang malam, giliran para orang tua dan warga dewasa yang berpesta. Mereka berkumpul sambil mengenakan kostum di lingkungan rumah. Pesta kostum juga kerap diselenggarakan oleh hotel, restoran, kafe dan bar pada malam Halloween di AS. Pengunjung dengan kostum terbaik atau terunik bisa mendapat hadiah dari pihak panitia Halloween. Nuansa Halloween juga terasa di tempat-tempat rekreasi di seluruh wilayah AS. Taman hiburan seperti Disneyland dan Universal Studios biasanya mendirikan wahana rumah hantu super seram. yang dibuka di malam hari selama beberapa minggu untuk merayakan Halloween. Tepat di malam perayaan Halloween, beberapa tempat wisata buka hingga tengah malam untuk mengadakan pesta kembang api.
Kanada
Sama seperti AS, Halloween juga dirayakan dengan amat meriah di Kanada. Perayaan Halloween di negara-negara Amerika Utara seperti AS dan Kanada sebenarnya berawal dari kemunculan para imigran Eropa. Di Kanada, Halloween dirayakan dengan melakukan tradisi trick or treat, menghias rumah dengan Jack o’ Lantern, lampu temaram dan boneka hantu, serta mengadakan perkumpulan dan pesta kostum di lingkungan rumah.
Inggris
Di Inggris, tradisi Halloween mungkin sudah tidak semeriah dulu. Namun, berbagai tradisi seperti trick or treat, lomba mengambil apel serta makan tar apel masih dilakukan. Dalam permainan mengambil apel, peserta harus meraih apel-apel yang diletakkan di atas tong berisi air dengan hanya menggunakan mulut. Sementara itu, tar apel yang mereka makan biasanya telah diisi dengan kacang, koin, cincin atau benda-benda kecil lainnya. Siapapun yang mendapatkan koin tersebut dipercaya akan mendapat keberuntungan.
Irlandia
Pada malam Halloween, anak-anak dan terkadang orang dewasa memakai kostum yang menyerupai makhluk-makhluk dari dunia lain seperti setan, zombie, penyihir, dan goblin. Mereka kemudian melakukan karnaval keliling kota, mengunjungi rumah-rumah untuk tradisitrick or treat, serta berkumpul dan menyalakan api unggun. Rumah-rumah dihiasi dengan labu atau lobak yang telah dipahat membentuk muka seram. Untuk menambah efek seram, lilin dipasang di dalam labu atau lobak guna menonjolkan seringai pada benda tersebut.
Rumania
Perayaan Halloween di Rumania berkaitan erat dengan urband legend di negara tersebut yaitu drakula. Roh drakula konon masih bersemayam di Rumania yang dulunya kental dengan praktik sihir dan magis. Kampung halaman Vlad Dracula yaitu Transylvania menjadi tempat perayaan Halloween terpopuler di Rumania. Ya, Vlad Dracula merupakan tokoh yang menginspirasi kelahiran vampir Dracula dalam novel karya Bram Stoker yang populer di seluruh dunia.
Belgia
Warga Belgia percaya dengan takhayul mengenai kucing hitam sebagai pembawa sial. Oleh sebab itu, mereka beranggapan siapapun yang melihat kucing hitam melintas di depannya pada saat Halloween akan tertimpa kemalangan. Di luar mitos mengenai kucing hitam, warga Belgia merayakan Halloween dengan menyalakan lilin untuk menyambut dan menuntun arwah keluarga dan leluhur ke rumah mereka.
Filipina
Dulunya, anak-anak di Filipina merayakan Halloween dengan pergi ke rumah-rumah sambil menyanyikan lagu-lagu pujian. Sebagai imbalan, pemilik rumah akan memberikan mereka permen, kue-kue, atau uang. Tradisi tersebut dikenal sebagai pangangaluluwa. Namun, pengaruh barat perlahan menghapus tradisi tersebut. Kini, tradisi trick or treat telah menggantikan pangangaluluwa pada perayaan Halloween di Filipina.
Singapura
Singapura merayakan festival “Zhong Yuan Lie / Yu Lan Jie” yang juga dikenal sebagai Hungry Ghost Festival sebagai pengganti Halloween. Sama seperti Halloween, festival ini diadakan untuk menyambut kedatangan para leluhur yang telah tiada. Kepercayaan kuno menyebutkan bahwa para leluhur akan kembali ke rumah keluarga mereka sekali dalam setahun. Untuk menyambut mereka, buah-buahan dan hidangan disiapkan di altar sementara lilin dan dupa dinyalakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Wikipedia

Hasil penelusuran

Ada kesalahan di dalam gadget ini

SPARKLING BLOGS

Photobucket

Tombol Share

Blog Archive

Total Tayangan Laman

Follow this blog with Bloglovin

Follow on Bloglovin
Diberdayakan oleh Blogger.

Video Bar

Loading...

Translate

WELCOME TO MY BLOG

Popular Posts

Social Icons

Followers

Featured Posts

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©