Langsung ke konten utama

Sony Xperia V Anti Air



Sony Xperia V, Smartphone Anti-Air dengan Kamera 13 MP

Sony kembali merilis smartphone dengan fitur anti-air, saat memperkenalkan Xperia V di akhir tahun lalu. Tapi tentu saja bukan hanya fitur anti-air yang ditawarkan Sony di smartphone yang dirilis di Indonesia pada awal Februari ini.

Xperia V juga hadir dengan sejumlah spesifikasi wah, terutama di kamera. Sony menggunakan kamera 13 MP sebagai kamera utama. Kamera bisa menghasilkan gambar berkualitas terbaik, juga bisa merekam video dengan gambar Full HD.

Sayang Sony hanya membenamkan prosesor quad core 1,5 GHz. Tapi ini tidak menghalangi Xperia V untuk menghasilkan kinerja terbaiknya.

Liputan6.com pun sempat menguji kecanggihan dan daya tahan Xperia V, termasuk di dalam air. Seperti apa? Berikut paparannya:

Desain

Xperia V yang hadir dengan ukuran layar 4,3 inci ini tampil dengan desain yang sangat cantik. Body terlihat kotak meski dengan curve di tiap sudutnya. Paduan warna hitam di bagian depan dengan casing glossy berwarna putih menjadikannya terlihat elegan.



Ukuran Xperia V dalam dimensi 129 x 65 x 10.7 mm tergolong pas saat berada di genggaman, atau berada di saku. 


Anehnya, meski menawarkan fitur anti-air, Xperia V tidak hadir dalam balutan desainunibodySmartphone ini memiliki casing belakang yang dapat dilepas, untuk tempat baterai, slot kartu micro-SIM dan slot micro SD. 

Body memang terlihat tertutup, untuk menjaga agar air tak masuk ke dalam. Lubang untuk headset dengan jack 3,5 mm ada di bagian atas hadir dengan tutupan yang rapat. Lubang untuk charger yang terletak di sisi kanan juga memiliki tutupan rapat untuk mencegah air masuk ke dalam. Sedangkan di sisi kiri terdapat tombol volume dan tombol tenaga.

Tapi meskipun Xperia V diklaim Sony bisa dibawa menyelam hingga kedalaman 1 meter dan durasi 30 menit, ada lubang kecil di belakang bagian bawah, yang merupakan lubang speaker. Ini menjadikan air berpeluang masuk. Jika casing tidak tertutup dengan rapat, ini pun membuat air bisa masuk ke dalam.

Kamera 13 MP terdapat di sisi belakang bagian atas dengan flash yang terletak di bagian bawah. Sedangkan di sisi muka, tidak terlihat tombol fisik. Hanya ada tiga tombol sentuh, yaitu "home", "back", dan "recent apps".

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa lihat dalam video di bawah.

Layar
 dan User Interface

Sony melegkapi Xperia V dengan layar TFT capacitive touchscreen. Teknologi BRAVIA Engine 2 milik Sony Mobile juga disematkan untuk melengkapi resolusi 1280x720p dan kepadatan pixel 342 piksel per inci. 

Tentu teknologi yang digunakan ini menyebabkan gambar lebih tajam, dengan optimalisasi warna, ketajaman, serta kontras. Kaca yang digunakan juga tahan terhadap goresan.

Seperti smartphone Sony lain, Xperia V menggunakan antarmuka pengguna Timescape UI, namun dengan sejumlah modifikasi. Ada sejumlah widget menarik yang bisa Anda gunakan. 

Misalnya saja widget "Friends" yang memadukan nomor kontak dengan teman Anda di jejaring sosial. Widget "Feed" juga memungkinkan Anda bisa memantau perkembangan di jejaring sosial.

Performa

Xperia V hanya menggunakan prosesor dual core 1,5 GHz Krait dengan chipsetQualcomm MSM8960 Snapdragon. Meski begitu, proses di smartphone ini tetap berjalan cepat, baik itu ketika menjalankan aplikasi atau digunakan browsing. 

Untuk mendukung grafis digunakan Adreno 225. Paduan CPU dan GPU, dan RAM 1 GB yang dimiliki Xperia V menjadikan ponsel ini berjalan cepat tanpa lag saat memainkan game yang membutuhkan grafis tinggi seperti "Contract Killer 2". 

Dalam uji benchmark dengan aplikasi Quadrant Standard, Xperia V mencapai angka 6045, dengan penjabaran CPU 9765, memori 10048, I/O 7331, 2D 893 dan 3D 2189. 


Tapi sayang baterai relatif boros, apalagi jika terus digunakan untuk browsing atau bermain game. Jika hanya standby dan sesekali dipakai, Xperia V bisa dipakai seharian dengan baterai Li-Ion 1750 mAh yang digunakan.

Konektivitas yang dibenamkan Sony di Xperia V terbilang lengkap. Sony melengkapismartphone ini dengan teknologi Near Field Communication (NFC), Mobile High Definition Link (MHL), koneksi DLNA dan jaringan seluler generasi terbaru Long Term Evolution (LTE). 

Di Xperia V, Sony memberikan kapasitan penyimpanan internal hanya 8 GB. Tapi ini bisa ditambah dengan microSD hingga 32 GB. 

Anti-Air

Xperia V memiliki fitur anti-air yang bisa dibawa hingga kedalaman 1 meter dalam durasi 30 menit. Kami pun sempat menjajal, dan Xperia V memang bisa dibawa menyelam hingga 1 meter. Seperti apa? Anda bisa lihat dalam video di bawah dan detilnya di tautan ini.

Tapi Xperia V memiliki celah yang memungkinkan air masuk ke dalam. Karena itu kami tidak menyarankan Anda untuk membawanya ke dalam air. Karena Anda bisa saja lupa menutup erat casing belakang, yang membuat air menyusup masuk dan merusak smartphone

Kamera

Dengan kamera 13 MP, tentu Xperia V bisa menghasilkan gambar tajam hingga 4128x3096p. Selain itu kamera di Xperia V juga mampu merekam video dengan resolusi Full HD. Sayangnya kamera depan hanya berkualitas VGA, tentu ini terlihat sangat jauh dari 13 MP di kamera belakang.

Sebagai smartphone anti-air, kamera pun bisa digunakan saat berada di bawah air. Seperti apa kecanggihan kamera Xperia V? Anda bisa melihat lebih detail di tautan ini.

Harga

Sony membanderol Xperia V seharga Rp 5,3 juta saat pertama kali dirilis.

Spesifikasi

Dimensi: 129 x 65 x 10,7 mm / 120 gram
Layar: 4,3 inch, TFT, 720 x 1280 pixel / 342 ppi
Jaringan: GSM 850/900/1800/1900 (2G), HSPA+ (3G) / LTE Cat3
Konektivitas: NFC, Wi-Fi, Bluetooth v4.0 with A2DP, microUSB v2.0.
Kamera: 13 MP, 4128 x 3096 pixel, autofocus, LED flash (utama) | Kamera Sekunder VGA | Video Record 1080p@30fps
Prosesor: Qualcomm MSM8960 Snapdragon dualcore 1,5 GHz Krait | GPU Adreno 225 | Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass
OS: Android OS, v4.0.4 (Ice Cream Sandwich) upgradeable to v 4.1.2 (Jelly Bean)
Memori: 8 GB (internal), slot microSD hingga 32 GB / RAM 1 GB
Browser: HTML5
Fitur: via Java MIDP emulator | MicroSIM card support only | Active noise cancellation with dedicated mic - TV-out (via MHL A/V link) | SNS integration |Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk - Document viewer| Photo viewer/editor| Voice memo/dial | Predictive text input
Baterai: Standard battery, Li-Ion 1750 mAh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Taksonomi Pada Hewan dan Tumbuhan

1. Apa itu Taksonomi ?? ..

Dalam biologi, taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri yang mempelajari penggolongan atau sistematika makhluk hidup. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan, yang dikenal sebagai tata nama binomial atau binomial nomenclature, yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus), seorang naturalis berkebangsaan Swedia. Ia memperkenalkan enam hierarki (tingkatan) untuk mengelompokkan makhluk hidup. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut dari tingkatan tertinggi (umum) hingga terendah (spesifik) adalah : Phylum/Filum untuk hewan, atau Divisio/Divisi untuk tumbuhanClassis/Kelas,Ordo/Bangsa,Familia/Keluarga/Suku,Genus/Marga, danSpesies (Jenis).
Dalam tatanama binomial, penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. Aturan ini seh…

Teknik Mewarnai dengan Crayon

Banyak yg mengalami kesulitan ketika menggunakan crayon, terutama dalam hal kebersihan…ketika kita mewarnai sebuah bidang dengan crayon, lalu tanpa sengaja mengenai tangan, maka warna menjadi kusam / kotor…maka biasanya kita menggunakan tissue/sarung tangan untuk menutupi tangan kita ketika sedang mewarnai dengan crayon. So, intan disini mau berbagi info seputar cara mewarnai yang baik, dan apa aja yang diperlukan untuk mewarnai dengan crayon. Ini dia guys :)) Crayon ada 2 ( jenis) yaitu Oil pastel dan Wax : Crayon Oil Pastel merupakan krayon yang terbuat dari campuran minyak dan bubuk pewarna, sedangkan Crayon Wax merupakan krayon yang terbuat dari campuran lilin dan bubuk pewarna. Kedua jenis krayon ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oil pastel sifatnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu licin, sedangkan Wax mempunyai karakter keras dan licin. Bila kita menengok kembali sejarah krayon, dahulu sebelum krayon diciptakan seniman lebih memilih menggunakan cat minyak dan akrilik sebag…

Macam Gerakan Dasar Tari Bali

Dasar-dasar tari bali ada 3, yaitu: 1. Agem
2. Tandang
3. Tangkep Pengertian agem, tandang, tangkep : 1. Agem Agem adalah sikap pokok dalam tari Bali yang tidak berubah-ubah.
Agem ada 2, yaitu agem kanan dan agem kiri. a. Agem kanan perempuan
• Kaki kiri didepan kaki kanan dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kiri diangkat
• Posisi pantat kekiri (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kanan sirang/sejajar mata, tangan kiri sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kanan
• Berat badan di kaki kanan b. Agem kiri perempuan
• Kaki kanan didepan kaki kiri dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kanan diangkat
• Posisi pantat kekanan (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kiri sirang/sejajar mata, tangan kanan sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kiri
• Berat badan di kaki kiri  c. Agem kanan laki-laki
• Posisi kaki kiri didepan kaki kanan (kepojok)
• Jarak an…