Pages

Sabtu, 09 Maret 2013

Perayaan Nyepi 2013



Umat manusia yang menginginkan bisa menikmati keheningan, datanglah ke Bali untuk ikut menikmati suasana hening pada saat umat Hindu menyambut tahun baru Saka 1935 yang tepatnya tanggal 12 Maret 2013.
Bali yang dijuluki pulau surga kala itu pasti sepi, dan malamnya gelap gulita karena tidak menghidupkan listrik. Suasana itu dapat mendukung bagi mereka senang melakukan meditasi atau yoga untuk mendapatkan ketenangan batin. :)
Suasana itulah sebenarnya dinanti-natikan oleh masyarakat internasional, karena kondisi itu tidak ada duanya di dunia selain di Bali.
Pergantian tahun di Bali yang dikenal dengan Nyepi, menurut kalender Bali jatuh pada Anggara Kliwon Penanggal 1 Sasih Kedasa Saka 1935 atau tanggal 12 Maret 2013. Brata penyepian dilaksanakan dari jam 06.00 pagi sampai jam 06.00 esok harinya. Seperti di ketahui perayaan Hari Raya ini dirayakan dengan sepi, tidak ada hingar bingar seperti perayaan-perayaan pada umumnya, sehingga saat ini perayaan ini dinamakan Nyepi, nah disinilah keunikannya, disaat seperti ini umat Hindu disarankan untuk melaksanakan tapa, berata, yoda dan semadi dan yang paling penting pada perayaan ini wajib melakukan Berata atau sering disebut dengan Catur Berata Penyepian.
Pada saat suasana sepi (sipeng) inilah manusia hendaknya melakukan instropeksi diri mengenai pelaksanaan Trikaya Parisudha diantaranya perbuatan, perkataan dan pikiran yang mungkin salah dan memperbaikinya di masa kedepan.
Suasana yang hening tentu hal yang sangat unik dan berbeda dari hari-hari yang biasanya penuh aktifitas apalagi di pusat-pusat kota, tempat-tempat wisata di Bali semuanya sepi, tanpa polusi, hal-hal yang biasa dinikmati oleh manusia dan indria yang melekat pada tubuhnya dibatasi, disinilah tonggak peringatan penyadaran dharma. 
Bali yang sebagai tujuan para wisatawan juga menutup aktifitas penerbangannya ini dilakukan semenjak tahun 1999, sudah berlangsung 15 kali sampai perayaang Nyepi di tahun 2013.
Adapun larangan-larangan harus dilakukan saat catur Berata Penyepian dalam Agama Hindu adalah Amati Karya yang artinya tanpa kegiatan, Amati Gni tanpa menyalakan api termasuk lampu, Amati Lelungaan tidak keluar rumah dan amati lelanguan tanpa hiburan. Perayaan nyepi ini mengandung arti dan nilai yang mendasar tentang hakekat kehidupan sebagai hamba Tuhan. 
Rangkaian perayaan Nyepi adalah, upacara Melasti/ mekiyis dilakukan 2 atau 3 hari sebelum Nyepi, Ngerupuk/ Mebuu-buu dirangkai dengan pawai ogoh-ogoh dilakukan sehari sebelum Nyepi, dan Ngembak Geni sehari setelah Nyepi.


Ogoh-ogoh


Ogoh-Ogoh Mirip Anas Urbaningrum Meriahkan Nyepi di Bali



 Perayaan Nyepi bagi umat Hindu Bali selalu didahului dengan pembuatan dan pawai ogoh-ogoh. 

Patung raksasa yang terbuat dari bambu dan kertas itu akan diarak umat Hindu Bali saat malam pengrupukan (malam sebelum Nyepi). Ogoh-ogoh sendiri merupakan simbol kemenangan dharma melawan a-dharma (kebaikan melawan kejahatan).

Pada perayaan Nyepi kali ini, seluruh umat Hindu Bali kembali membuat ogoh-ogoh. Tak terkecuali Nyoman Tenaya, 41. Warga Banjar Tegal Sari, Dangin Puri, Denpasar ini juga ikut serta menyemarakkan malam pengrupukan. 

Namun seperti biasa, Tenaya memanfaatkan momentum ogoh-ogoh sebagai kritik sosial. Tahun lalu, ia membuat ogoh-ogoh Miss Wisma, yang melambangkan Angelina Sondakh yang sedang berboncengan sepeda ontel dengan Muhammad Nazaruddin, rekannya di Partai Demokrat. Di depan sepeda ditaruh dirijen minyak.

Momentum Nyepi tahun lalu berdekatan dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Kali ini, Tenaya membuat ogoh-ogoh Anas Urbaningrum. 

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu sedang tergantung di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Anas mengenakan baju batik berwarna biru, terusan celana bahan hitam. Di lehernya terbelit tambang berwarna hijau. 

Di belakang Anas menjulang monumen termasyhur, Monas. Di belakang Monas terdapat seekor kera hitam yang memegang tali pengikat ke leher Anas.

Tenaya membuat ogoh-ogoh Anas Urbaningrum tergantung di Monas bersama anak-anak di sekitar rumahnya, di Jalan Kapten Sujana Nomor 9, Denpasar. 

Ditemui di rumahnya, Sabtu (9/3), Tenaya enggan berterus terang jika ogoh-ogoh hasil karyanya adalah Anas Urbaningrum. Ia menyerahkan kepada publik untuk menginterpretasikannya. 

"Itu ogoh-ogoh Monas. Soal orangnya yang digantung, saya tidak menyebutnya Anas. Silakan publik menginterpretasikan. Tapi saya tidak bilang itu Anas," kata Tenaya.

Yang pasti, katanya, ogoh-ogoh yang dibuatnya perlambang kala (kerakusan). 

"Itu simbol kala, kerakusan," ungkapnya. Dan seperti biasa, pada malam pengrupukan ogoh-ogoh itu akan diarak keliling kota. Setelahnya, ogoh-ogoh itu akan dibakar. (http://www.metrotvnews.com)


NYEPI: Bandara Ngurah Rai Hentikan 301 Penerbangan



Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali, PT Angkasa Pura I Persero meniadakan 301 jadwal penerbangan domestik maupun internasional saat perayaan Hari Raya Nyepi pada 12 Maret 2013.
Kepala penjamin Kualitas, Kemanan dan Pelayanan Publik PT Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali Efferson Siregar mengatakan Bandara Ngurah Rai menghentikan 94 jadwal penerbangan dari maskapai internasional dan 207 jadwal penerbangan domestik.
Manajemen PT Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara yang berada di selatan Bali ini memutuskan untuk menutup sementara satu-satunya bandara di Bali itu pada 12 Maret 2012 pukul 06.00 wita dan membuka kembali bandara pada 13 Maret 2013 pukul 06.00 wita.
“Penghentian ini sudah merupakan keputusan manajemen berdasarkan SK Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan dan SK Gubernur Bali yang dilayangkan beberapa waktu lalu,” katanya kepada Bisnis, Rabu (6/3/2013).
Terinci, lanjutnya, jadwal kedatangan pesawat domestik sebanyak 102 penerbangan dan 49 untuk kedatangan internasional. Adapun untuk keberangkatan domestik ada sebanyak 105 penerbangan, sementara untuk keberangkatan internasional sebanyak 45 jadwal penerbangan.
Angka penghentian penerbangan selama Nyepi itu lebih tinggi jika dibandingkan 2012. Pada periode itu, Ngurah Rai hanya menghentikan 297 penerbangan. Terinci, sebanyak 102 jadwal penerbangan dari maskapai internasional dan 195 jadwal penerbangan domestik.
Pada Nyepi 2013, keberangkatan pesawat paling akhir adalah milik maskapai PT Garuda Indonesia Persero Tbk dengan nomor penerbangan GA 882 pada 12 Maret 2013 pukul 00.45 wita dengan tujuan Denpasar-Kansai, Jepang. Untuk kedatangan terkahir juga milik Garuda Indonesia dengan nomor GA 420 pada 12 Maret 00.25 wita dari Jakarta-Denpasar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Wikipedia

Hasil penelusuran

Ada kesalahan di dalam gadget ini

SPARKLING BLOGS

Photobucket

Tombol Share

Blog Archive

Total Tayangan Laman

Follow this blog with Bloglovin

Follow on Bloglovin
Diberdayakan oleh Blogger.

Video Bar

Loading...

Translate

WELCOME TO MY BLOG

Popular Posts

Social Icons

Followers

Featured Posts

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©