Langsung ke konten utama

Kisah Sadis Elizabeth Bathory




Nama Elizabeth Bathory mungkin masih asing, tetapi sejarah mencatat ratusan pembunuhan yang dia lakukan. Wanita yang hidup di tahun 1500-an ini tercatat telah membunuh 650 orang. Pembunuhan sadis dan kejam terutama pada gadis perawan sengaja dilakukan. Elizabeth percaya bahwa mandi darah perawan akan membuatnya selalu awet muda. Ratusan nyawa melayang sia-sia hanya untuk memenuhi hasrat Elizabeth Bathory untuk cantik di sepanjang usianya.
Mau tau kisahnya? ini dia :

Elizabeth Bathory lahir di Hungaria, 7 Agustus 1560. Wanita ini terlahir dalam keluarga bangsawan kaya dan terpandang. Keluarga terkaya di Hungaria ini menyimpan sisi gelap. Lingkar keluarga Bathory tercatat ada yang menjadi memuja setan, menyembah berhala dan beberapa yang lain mengalami kelainan jiwa dan tercatat melakukan kejahatan seksual.

Seperti gadis-gadis pada masanya, Elizabeth Bathory menikah di usia 15 tahun, dengan pria yang 10 tahun lebih tua darinya, bernama Ferenc Nadasdy. Seseuai peraturan, karena kedudukan suaminya lebih rendah, Elizabeth tetap memakai nama Bathory, sedangkan suaminya berganti nama menjadi Ferenc Bathory.

Ferenc Bathory sering bertempur di medan perang. Dia dijuluki Black Hero of Hungary, tetapi hal itu justru membuat Elizabeth merasa kesepian. Sehingga dengan kecantikannya, dia memiliki banyak kekasih gelap yang selalu melayaninya hingga urusan intim. Bahkan, Elizabeth menjadi biseksual karena dia juga berhubungan intim dengan bibinya.
Dengan sisi gelap keluarga Bathory, tidak mengherankan jika Elizabeth mulai mengenal ajaran Satanisme. Dia sering memuaskan hasrat seksualnya dengan menyiksa gadis-gadis muda yang menjadi pelayan istananya. Mereka ditelanjangi, dicambuk, diikat, dan sebagainya. Semua teror rahasia itu terus terjadi hingga suami Elizabeth meninggal di tahun 1600.

Saat memasuki usia 40 tahun, Elizabeth mulai merasakan tanda penuaan pada wajahnya. Hal ini wajar, tetapi Elizabeth tidak ingin kecantikannya hilang. Sebuah kejadian 'tak disengaja', yaitu tamparan pada gadis pelayan membuat tangan Elizabeth terkena darah sang gadis. Saat itu dia melihat bahwa darah gadis perawan memancarkan kemudaan.

Di waktu yang sama, Elizabeth langsung meminta pelayan kepercayaannya untuk menelanjangi sang gadis, mengikatnya di atas bak mandi lalu memotong urat nadi. Gadis pelayan itu meninggal kehabisan darah, tetapi Elizabeth menikmatinya, dia langsung berendam di dalam bak mandi berisi darah sang perawan.

Sejak saat itu, teror dimulai. Elizabeth Bathory mulai berani membunuh gadis-gadis pelayan muda yang bekerja di istananya (dengan bantuan pelayan-pelayan kepercayaannya). Hal sadis dan gila ini terus dilakukan, bahkan meluas hingga penipuan pada gadis-gadis desa dengan iming-iming akan menjadi pelayan istana. Semua bernasib sama, meninggal kehabisan darah setelah diikat di atas bak mandi dan dipotong urat nadinya.


Tentu saja mandi darah perawan tidak memberikan efek apapun pada penuaan yang wajar terjadi pada manusia. Elizabeth merasa darah perawan gadis kelas rendah tidak cukup, sehingga dia mulai menculik gadis-gadis bangsawan. Gadis bangsawan dirasa memiliki darah dengan kualitas yang lebih baik.

Hilangnya pada gadis dari keluarga kaya dan bangsawan tentu saja menjadi berita besar. Tetapi Elizabeth tidak menghentikan aksinya. Dia senang melihat gadis yang sudah diikat dan pelan-pelan meninggal karena kehabisan darah. Tidak hanya mandi darah perawan, Elizabeth bahkan meminum darah mereka untuk memancarkan kecantikan dari dalam.

Hingga pada suatu malam di akhir bulan Desember 1610, pasukan yang dipimpin oleh sepupu Elizabeth sendiri menyerang kastilnya. Di sana, mayat seorang gadis tergeletak di atas meja makan. Ditemukan juga gadis lain yang hampir meninggal dan terikat di tiang, dengan urat nadi yang mengeluarkan darah. Puluhan mayat yang sudah membusuk ditemukan. Kastil milik Elizabeth Bathory ibarat neraka yang menyimpan kesadisan.

Sudah jelas, hal sadis dan mengenaskan ini dibawa ke pengadilan. Dari daftar korban yang ditemukan tewas dan pengaduan berbagai pihak yang kehilangan anak gadisnya, setidaknya 650 nama diyakini menjadi korban kesadisan Elizabeth Bathory. Empat pelayan Elizabeth yang terlibat pembunuhan dihukum mati.

Elizabeth sendiri 'hanya' mendapat hukuman di kurung dalam kamarnya yang dibuat tertutup dan hanya menyisakan lubang kecil untuk memberi makanan. Di tahun 1614, pada usia 54 tahun, Elizabeth Bathory ditemukan meninggal dengan wajah tertelungkup di atas lantai. Kesadisan yang telah dia lakukan membuat banyak orang menjulukinya sebagai The Blood Countess  (Wanita Bangsawan Berdarah).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Taksonomi Pada Hewan dan Tumbuhan

1. Apa itu Taksonomi ?? ..

Dalam biologi, taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri yang mempelajari penggolongan atau sistematika makhluk hidup. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan, yang dikenal sebagai tata nama binomial atau binomial nomenclature, yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus), seorang naturalis berkebangsaan Swedia. Ia memperkenalkan enam hierarki (tingkatan) untuk mengelompokkan makhluk hidup. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut dari tingkatan tertinggi (umum) hingga terendah (spesifik) adalah : Phylum/Filum untuk hewan, atau Divisio/Divisi untuk tumbuhanClassis/Kelas,Ordo/Bangsa,Familia/Keluarga/Suku,Genus/Marga, danSpesies (Jenis).
Dalam tatanama binomial, penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. Aturan ini seh…

Teknik Mewarnai dengan Crayon

Banyak yg mengalami kesulitan ketika menggunakan crayon, terutama dalam hal kebersihan…ketika kita mewarnai sebuah bidang dengan crayon, lalu tanpa sengaja mengenai tangan, maka warna menjadi kusam / kotor…maka biasanya kita menggunakan tissue/sarung tangan untuk menutupi tangan kita ketika sedang mewarnai dengan crayon. So, intan disini mau berbagi info seputar cara mewarnai yang baik, dan apa aja yang diperlukan untuk mewarnai dengan crayon. Ini dia guys :)) Crayon ada 2 ( jenis) yaitu Oil pastel dan Wax : Crayon Oil Pastel merupakan krayon yang terbuat dari campuran minyak dan bubuk pewarna, sedangkan Crayon Wax merupakan krayon yang terbuat dari campuran lilin dan bubuk pewarna. Kedua jenis krayon ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oil pastel sifatnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu licin, sedangkan Wax mempunyai karakter keras dan licin. Bila kita menengok kembali sejarah krayon, dahulu sebelum krayon diciptakan seniman lebih memilih menggunakan cat minyak dan akrilik sebag…

Macam Gerakan Dasar Tari Bali

Dasar-dasar tari bali ada 3, yaitu: 1. Agem
2. Tandang
3. Tangkep Pengertian agem, tandang, tangkep : 1. Agem Agem adalah sikap pokok dalam tari Bali yang tidak berubah-ubah.
Agem ada 2, yaitu agem kanan dan agem kiri. a. Agem kanan perempuan
• Kaki kiri didepan kaki kanan dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kiri diangkat
• Posisi pantat kekiri (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kanan sirang/sejajar mata, tangan kiri sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kanan
• Berat badan di kaki kanan b. Agem kiri perempuan
• Kaki kanan didepan kaki kiri dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kanan diangkat
• Posisi pantat kekanan (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kiri sirang/sejajar mata, tangan kanan sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kiri
• Berat badan di kaki kiri  c. Agem kanan laki-laki
• Posisi kaki kiri didepan kaki kanan (kepojok)
• Jarak an…