Langsung ke konten utama

Manfaat Melon




Melon, humm... mendengarkan namanya saja sudah terbayang kesegarannya. Buah yang satu ini dikenal kaya betakaroten, vitamin A serta vitamin C.
Sebenarnya, seperti dikutip dari foragri.wordpress.com, melon merupakan nama umum untuk bermacam buah. Mulai dari melon sendiri (Cucumis melon), semangka (water melon, Citrullus lanatus), pinyin (wintermelon, Benincasa hispida), pare (bitter melon, Momordica charantia) dan melano (horned melon, Cucumis metuliferus E. Mey). Melon biasa Cucumis melo, juga sering disebut muskmelon. Sebutan ini digunakan untuk membedakannya dengan watermelon (semangka), wintermelon (pinyin), bittermelon (pare) dan horned melon (melano). Di Indonesia, istilah melon hanya khusus digunakan untuk muskmelon.
Nah, ada tiga jenis melon yang memiliki khasiat kecantikan dan kesehatan Seperti berikut ini:

Melon Orange
Warna orange pada melon ini memberikan khasiat menyembuhkan luka dari dalam. Beta karoten yang dikandung di dalamnya juga memberikan asupan vitamin A yang baik untuk mata. Menurut penelitian, betakaroten dalam melon ini dapat mengurangi resiko katarak sebanyak 50%.
Selain itu, antioksidannya yang tinggi sangat baik untuk kulit, serta memberikan asupan air agar kulit tetap lembab.
Kabar baik lainnya, melon yang sering disebut cantaloupe ini juga kaya antioksidan.

Melon (Muskmelon)
Disebut juga honeydew melon, yang juga sumber mineral tembaga, dapat memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Diperkaya dengan vitamin C yang dapat meningkatkan jumlah kolagen di dalam kulit, sehingga membantu menunda penuaan dan mengatasi kerutan di wajah.

Semangka (water melon)
Sama halnya dengan tomat, semangka kaya akan lycopene. Lycopene ini akan membantu melindungi dari anti-aging. Sangat baik untuk kulit dan membantu memenuhi kebutuhan air pada kulit.
Glutathione pada semangka juga membantu mendetoks liver agar tetap sehat dan mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Taksonomi Pada Hewan dan Tumbuhan

1. Apa itu Taksonomi ?? ..

Dalam biologi, taksonomi merupakan cabang ilmu tersendiri yang mempelajari penggolongan atau sistematika makhluk hidup. Sistem yang dipakai adalah penamaan dengan dua sebutan, yang dikenal sebagai tata nama binomial atau binomial nomenclature, yang diusulkan oleh Carl von Linne (Latin: Carolus Linnaeus), seorang naturalis berkebangsaan Swedia. Ia memperkenalkan enam hierarki (tingkatan) untuk mengelompokkan makhluk hidup. Keenam hierarki (yang disebut takson) itu berturut-turut dari tingkatan tertinggi (umum) hingga terendah (spesifik) adalah : Phylum/Filum untuk hewan, atau Divisio/Divisi untuk tumbuhanClassis/Kelas,Ordo/Bangsa,Familia/Keluarga/Suku,Genus/Marga, danSpesies (Jenis).
Dalam tatanama binomial, penamaan suatu jenis cukup hanya menyebutkan nama marga (selalu diawali dengan huruf besar) dan nama jenis (selalu diawali dengan huruf kecil) yang dicetak miring (dicetak tegak jika naskah utama dicetak miring) atau ditulis dengan garis bawah. Aturan ini seh…

Teknik Mewarnai dengan Crayon

Banyak yg mengalami kesulitan ketika menggunakan crayon, terutama dalam hal kebersihan…ketika kita mewarnai sebuah bidang dengan crayon, lalu tanpa sengaja mengenai tangan, maka warna menjadi kusam / kotor…maka biasanya kita menggunakan tissue/sarung tangan untuk menutupi tangan kita ketika sedang mewarnai dengan crayon. So, intan disini mau berbagi info seputar cara mewarnai yang baik, dan apa aja yang diperlukan untuk mewarnai dengan crayon. Ini dia guys :)) Crayon ada 2 ( jenis) yaitu Oil pastel dan Wax : Crayon Oil Pastel merupakan krayon yang terbuat dari campuran minyak dan bubuk pewarna, sedangkan Crayon Wax merupakan krayon yang terbuat dari campuran lilin dan bubuk pewarna. Kedua jenis krayon ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oil pastel sifatnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu licin, sedangkan Wax mempunyai karakter keras dan licin. Bila kita menengok kembali sejarah krayon, dahulu sebelum krayon diciptakan seniman lebih memilih menggunakan cat minyak dan akrilik sebag…

Macam Gerakan Dasar Tari Bali

Dasar-dasar tari bali ada 3, yaitu: 1. Agem
2. Tandang
3. Tangkep Pengertian agem, tandang, tangkep : 1. Agem Agem adalah sikap pokok dalam tari Bali yang tidak berubah-ubah.
Agem ada 2, yaitu agem kanan dan agem kiri. a. Agem kanan perempuan
• Kaki kiri didepan kaki kanan dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kiri diangkat
• Posisi pantat kekiri (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kanan sirang/sejajar mata, tangan kiri sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kanan
• Berat badan di kaki kanan b. Agem kiri perempuan
• Kaki kanan didepan kaki kiri dengan posisi kepojok
• Jarak antara kaki kiri dan kaki kanan satu genggam/kepal
• Jari kaki kanan diangkat
• Posisi pantat kekanan (posisi ngood/lutut ditekuk)
• Tangan kiri sirang/sejajar mata, tangan kanan sirang/sejajar susu
• Telapak tangan menghadap kedepan
• Sledet ke kiri
• Berat badan di kaki kiri  c. Agem kanan laki-laki
• Posisi kaki kiri didepan kaki kanan (kepojok)
• Jarak an…