Pages

Jumat, 22 Juni 2012

Fakta Tentang Pacaran

BAHAYA TERLALU MENCINTAI KEKASIH


Mencintai pasangan sangat wajar dalam suatu hubungan. Namun bagaimana jika mencintai pasangan secara berlebihan sehingga membuat Anda sangat tergantung dan takut kehilangan?

Saat berhubungan asmara, sangat wajar jika Anda ingin membahagiakan pasangan. Tapi bukan hal yang wajar lagi jika Anda sampai rela menghilangkan jati diri, mengisolasi diri dari pergaulan bahkan tak masalah kehilangan waktu bersenang-senang demi tetap dekat dengan kekasih. Terlalu baik pada pasangan justru lebih banyak menimbulkan dampak negatif. 



Ini beberapa ciri kalau kebaikan Anda sudah melewati batas, :

1. Tak Pernah Bilang "Tidak"
Masalah utama dari kebanyakan wanita adalah tidak berani berargumen, dengan maksud agar terhindar dari konflik. Mungkin Anda berpikir bukan masalah besar ketika pasangan mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak Anda setujui, tapi Anda memilih untuk diam sehingga dapat menghindari konflik. Dengan berusaha membuat pasangan berpikir Anda selalu menyetujui pendapatnya, akan membuat Anda tidak jadi diri sendiri dan cenderung kurang menikmati hubungan.

2. Mudah Minta Maaf
Ketika pasangan mulai marah atau Anda menjadi sedikit frustasi, bukan berarti semua yang Anda lakukan salah. Kebanyakan wanita yang sangat tergantung pada pasangan, cenderung akan selalu mengalah ketika pasangan mulai terlihat marah, dan terus meminta maaf untuk menghindari konflik. Mereka melupakan pentingnya komunikasi yang baik untuk menjaga harmonisasi sebuah hubungan. Akibatnya, kekasih menjadi kurang menghargai hubungan dan diri Anda.

3. Sering Bertengkar
Mungkin Anda sering berpikir, untuk apa tetap menjalani sebuah hubungan yang sudah 'tidak sehat' dan selalu diliputi pertengkaran? Ini karena Anda takut untuk melihatnya pergi, takut memulai hidup Anda sendiri, dan takut akan menjadi sedih. Dibandingkan harus kehilangan seseorang yang dicintai, wanita yang cenderung tergantung kepada pasangannya akan memilih bertahan dalam hubungan yang tak sehat dan menyakiti dirinya sendiri.

4. Perhatian Selalu Teralihkan Ketika Berjauhan
Jika Anda termasuk wanita yang sangat tergantung dengan pasangan, Anda akan memprioritaskan hubungan dibanding apapun. Setiap saat perhatian Anda akan teralihkan pada hal-hal seperti, "Apa yang dilakukan pasangan?", "Apa pasangan bahagia bersama saya?". Pikiran yang berkecamuk itu akan membuat Anda melupakan orang-orang di sekitar Anda, dan Anda tidak menikmati momen yang menyenangkan ketika bersama teman atau keluarga.

5. Tidak Menikmati Waktu Bersenang-senang
Wanita yang terlalu mementingkan pasangan hanya akan selalu fokus pada pasangannya. Dalam sebuah hubungan yang sehat, Anda dan pasangan harusnya merasa nyaman dan saling percaya. Bukannya sibuk memikirkan hal-hal seperti "Apa dia melihat ke arah gadis disana?" atau "Apa aku terlihat seperti sedang flirting jika mengobrol dengan pria ini?"

6. Menerima 'Siksaan'
Segala bentuk siksaan baik secara fisik maupun verbal, tentunya tidak dapat dibenarkan. Namun begitu wanita terlalu mencintai pasangannya, kebanyakan dia akan menerima segala bentuk kontrol dan siksaan agar pasangan terus berada di dekatnya.

7. Berubah Terlalu Banyak Demi Pasangan
Berusaha berubah demi kebaikan dalam berhubungan boleh-boleh saja jika Anda tetap bisa menjadi diri sendiri. Namun ketika wanita terlalu mencintai pasangan, dia akan berusaha keras untuk bisa mengikuti ketertarikan si pria terhadap sesuatu. Anda akan mencoba mengikuti semua hobinya, mengikuti aliran musik dan acara tv favoritnya, mengikuti cara mereka berbicara, dan sikap meniru lainnya yang dapat membuat Anda kehilangan siapa diri Anda sebenarnya. Bukankah sebuah hubungan akan lebih berwarna jika Anda adalah dua individu yang berbeda dan saling menyelami hobi masing-masing?





FAKTA CEMBURU PRIA & WANITA



Cemburu pada wanita

Cemburu pada wanita berawal dari kecurigaan atau kekhawatiran yang bermain di pikiran. Kekhawatiran itu muncul perlahan dan lama-lama menjadi sering. Muncullah pertanyaan-pertanyaan seperti "Apakah dia sungguh-sungguh mencintai aku?", "Apakah tidak ada wanita lain di hatinya?", atau "Bagaimana bila ada wanita lain yang lebih cantik?"

Tak semua wanita merespon cemburunya sama. Ada yang dapat mengendalikannya dengan berpikir positif. Ada pula yang merongrong pasangan sehingga pasangan merasa tertekan dan tidak bebas


Cemburu pada pria

Sementara pria yang tengah dilanda rasa cemburu tak berpikir pasangannya akan kabur. Ia lebih merasa cemburu ketika sikap pasangannya berubah dan tidak hangat seperti biasa.

Di sini, pria bisa berubah lebih sensitif ketimbang wanita. Dan kepercayaan dirinya cenderung hilang saat merasa bahwa sikap pasangannya berubah. Bahkan, pada momen ekstrim, ia akan berpikir kehilangan pasangan.

Jadi, manakah yang lebih baik. Cemburu pada pria atau wanita?
Tak ada yang lebih baik. Dua bentuk kecemburuan tersebut bila berlebihan akan sama-sama merusak hubungan atau bahkan bisa menimbulkan kerugian baik materi maupun nyawa.

Masih ingat kan, kasus-kasus kriminal yang berawal dari kecemburuan dan berujung dengan kematian?



Lantaran itu, saat merasa cemburu lebih baik kita tetap berpikir positif. Jangan biarkan emosi meledak ledak sehingga hanya tersisa penyesalan pada akhirnya.


GAYA BERPACARAN YG MANAKAH KAMU ?





1. Pacaran Munyu-Munyu ( Alias Bikin Orang Lain Geli / Iri )




 Ini adalah tipe pacaran dimana sebuah pasangan terlihat sangat akrab di muka umum dan jelas-jelasan mengumbar bahwa mereka sedang pacaran. Biasanya, pasangan ini memiliki julukan sendiri untuk pasangannya masing-masing. Julukannya bisa yang normal (seperti mungkin ‚ÄòBubu‚Äô‚Ķitu normal gak sih?) sampe yang bikin orang lain geli (seperti misalnya Pipi-Mimi). Pasangan tipe ini juga biasanya memiliki bahasa atau ungkapan yang hanya bisa dimengerti oleh mereka sendiri. Pasangan tipe ini bisa menjadi pasangan favorit banyak orang, tapi bisa juga jadi pasangan yang diketawain sama banyak orang.


2.PACARAN DRAMA




Pacaran drama adalah tipe pacaran dimana sebuah pasangan memiliki banyak sekali drama dalam kisah percintaan mereka sampe-sampe rasanya kalo ada di sekitar mereka, kamu ngerasa sedang berada di dalam sebuah cerita film. Ceritanya bisa macem-macem. Mulai dari pacaran biasa, terus cowoknya selingkuh sama cewek lain, ceweknya mau bunuh diri, terus balikan, terus ceweknya hamil, cowoknya gak ngaku kalo dia yang menghamili, ceweknya dituduh selingkuh, keluarga si cewek gak terima, gebuk-gebukan, masuk penjara. Gitu deh. Pokoknya pastinya bikin kamu sama temen-temen kamu mikir, “Taek, drama banget sih.

3. Pacaran Berantem Mulu. 


Sesuai namanya, ini adalah pasangan yang pacaran, tapi kerjanya berantem mulu. Bedanya sama yang tipe pacaran drama, pacaran berantem mulu ini gak pake drama-dramaaan. Emang murni berantem aja. Semua hal bisa bikin mereka berantem. Biasanya kalo lagi pergi rame-rame, pasangan ini datengnya paling telat (karena berantem dulu di parkiran), terus pas dateng mukanya sama-sama merengut, trus bikin suasana gak nyaman. Kadang-kadang pasangan ini membuat kamu berpikir kenapa mereka masih juga pacaran.


4. Pacaran yang Gak Kayak Pacaran.


Ini adalah pasangan yang katanya pacaran, tapi gak pernah kayak pacaran. Ada beberapa skenario yang membuat mereka gak pernah keliatan kayak orang pacaran
Katanya pacaran tapi gak pernah keliatan berduaan. Masing-masing sibuk dengan urusan masing-masing
Katanya pacaran, tapi becandanya gak kayak orang pacaran (misal: gebuk-gebukan)
Katanya pacaran, tapi pasangannya cuma dimanfaatin untuk hal-hal tertentu, misalnya kalo cowok, cuma dimanfaatin buat jadi supir aja.

Semoga artikel ini bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Wikipedia

Hasil penelusuran

Ada kesalahan di dalam gadget ini

SPARKLING BLOGS

Photobucket

Tombol Share

Blog Archive

Total Tayangan Laman

Follow this blog with Bloglovin

Follow on Bloglovin
Diberdayakan oleh Blogger.

Video Bar

Loading...

Translate

WELCOME TO MY BLOG

Popular Posts

Social Icons

Followers

Featured Posts

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©